Timo Warner Jadi Pemain Bidikan Utama MU

 

Tabeni.co – Keinginan Manchester United untuk mendatangkan penyerang baru pada jendela transfer pada januari 2020 mendatang menyorot satu nama yaitu penyerang milik klub asal Jerman RB Leipzig yaitu Timo Warner. Warner dinilai merupakan pemain yang mampu memberikan kendalaman skuat yang mempuni dilini depan Manchester United.

Awal musim ini Manchester United tengah dalam performa yang menanjak turun sebab mereka kerap tidak menampilkan permainan konsisten yang membuat klub sering kehilangan poin penting. Sempat moncer ketika pertandingan melawan Chelsea, anak asuhan Ole Gunnar Solskjaer justru harus terkapar setelah pertandingan tersebut dan gagal memenangkan banyak pertandingan tersisa.

Sementara lini depan menjadi salah satu faktor keterpurukan Manchester United musim ini. Marcus Rashford dan juga Anthony Martial kerap tidak menampilkan permainan terbaik mereka. Hal itu membuat Solskjaer langsung membidik satu nama penyerang muda milik timnas Jerman yang kini bermain untuk RB Leipzig di Bundesliga yaitu Timo Warner.

Keinginan Solskjaer untuk mendatangkan Warner kabarnya disambut postive oleh manajemen Manchester United. Mereka dikabarkan sudah menyiapkan anggaran untuk membawa sang striker ke Old Trafford Stadium. Apalagi kabarnya harga transfer Timo Warner hanya mencapai 30 juta euro. Yang membuat MU begitu percaya diri untuk bisa merekrut pemain berusia 24 tahun itu pada bursa transfer januari nanti.

Sedangkan kontrak sang pemain baru akan berakhir pada musim 2024 mendatang. Dilain pihak RB Leipzig sudah menegaskan jika mereka benar-benar tidak tertarik untuk melepas penyerang utama mereka itu. Karena mereka merasa jika performa Timo Warner masih dibutuhkan oleh klub.

Pemain Ini Akan Diberikan Kontrak Baru Oleh Juventus

Tabeni.co – Raksasa Juventus diberitakan akan segera memperbarui kontrak baru dari gelandang yaitu Blaise Matuidi. Sang pemain kabarnya akan segera diberikan kontrak baru oleh manajemen Sih Nyonya Tua pada beberapa pekan kedepan.

Juventus memang pada musim panas ini tengah dipusingkan dengan kondisi skuat yang terlalu gemuk. Banyak pemain yang mulai bergejolak dengan kesempatan bermain yang kurang didapatkan. Apalagi dengan tambahan dua pemain baru dengan gratis yaitu Adrien Rabiot dan juga Aaron Ramsey memperparah kondisi keharmonisan para pemain Juventus.

Dengan kodisi seperti itu ada beberapa pemain yang diberitakan akan segera meninggalkan Juve. Salah satu pemain tersebut adalah Blaise Matuidi. Mantan pemain PSG itu kabarnya sudah siap untuk meninggalkan Turin untuk mencari klub yang bisa memberikannya jam bermain yang lebih  banyak. Dengan dimikian performannya tidak akan menurun mengigat dirinya sudah berusia 31 tahun.

Namun sayang langkah kepergian Matuidi nampaknya tidak akan mudah terwujud, sebab Juventus kabarnya tidak ingin berpisah dengan pemain timnas Prancis tersebut. Mengingat sang pemain memiliki pengalaman yang begitu berharga untuk bisa membuat skuat Juventus dapat mendapatkan trofi Liga Champions Eropa.

Keinginan Juventus untuk bisa mempertahankan Blaise Matuidi juga terpengaruh dari keputusan Maurizio Sarri yang ingin mempertahankan sang gelandang. Bagi Sarri permainan Matuidi sangat bagus dalam bermain dalam skema Sarri Ball oleh sebab itu ia pun meminta manajemen Juventus untuk bisa mempertahankan Matuidi pada musim depan.

Kabarnya manajemen Juventus akan memberikan kontrak berdurasi satu musim untuk sang gelandang. Mereka berharap pengalaman Matuidi terutama untuk memenangkan trofi Piala Dunia bersama Timnas Prancis dapat menularkan mentalitas tersebut kepada para pemain Juventus.

PSG Juga Tanyakan Situasi Miralem Pjanic Kepada Juve

Tabeni.co – Beberapa waktu yang lalu klub kaya raya asal Prancis, Paris Saint-Germain tengah mengupayakan transfer Paulo Dybala dari Juventus. Keinginan Less Parisiens untuk mendatangkan Dybala karena mereka terancam ditinggal pergi oleh Neymar. Akan tetapi dalam laporan tersebut rupanya PSG juga memiliki misi lain, mereka juga tertarik untuk mendatangkan gelandang andalan Juve yaitu Miralem Pjanic.

Juventus sendiri sudah mengkonfirmasikan jika mereka tengah berada pada situasi untuk menjual beberapa pemain mereka. Karena skuat mereka terlalu kegemukan dan tidak ideal untuk komposisi 2019-2020. Bahkan Maurizio Sarri sudah memberikan kode jika ada sekitar enam pemain yang akan segera didepak dari Allianz Stadium.

Kedatangan Maurizio Sarri memang membuat banyak pemain utama Juventus yang terancam tersingkir dari posisinya. Apalagi kedatangan dua gelandang baru dengan status bebas transfer yakni Adrien Rabiot dan juga Aaron Ramsey membuat pemain yang menjadi pemain reguler Juve musim lalu terancam dimasukan dalam daftar jual.

Para pemain tersebut diantaranya penyerang Paulo Dybala, Sami Khedira, Blaise Matuidi, Emre Can. Nah para pemain ini sendiri sebenarnya sudah sempat digosipkan dengan beberapa klub top eropa. Dybala contohnya ia hampir bergabung dengan Man United andai kata jika dirinya tidak menolak tawaran dari MU. Lalu Sami Khedira juga kabarnya sudah berada di stadion Emirates untuk bergabung dengan Arsenal. Namun hingga kini sang pemain masih berseragam Juventus.

Pelatih Marizio Sarri jelas hanya akan menggunakan dua pemain dalam satu posisi skuatnya. Sektor gelandang menjadi posisi yang ingin dikurangi oleh mantan pelatih Chelsea itu. Nah, kabarnya PSG melihat banyak pemain Juve yang siap dilego, mereka mencoba mempertanyakan situasi Dybala dan juga Pjanic.

Khusus Pjanic mereka mencoba untuk fokus merekrutnya sebab lini tengah PSG hanya mengandalkan Marco Veratti dan Ander Herrera. Mereka butuh pemain seperti Pjanic dalam mengatur permainan tim. Sementara Juventus sendiri masih menimbang-nimbang dengan situasi Pjanic, mereka juga merasa mempertahankan sang pemain yang musim depan sudah berusia 30 tahun sedangkan harga jual Pjanic mencapai 70 juta euro. Jika tidak menjualnya dalam segera harga transfer sang gelandang pasti akan menurun.

Mario Mandzukic Jadi Daftar Incaran Nomor Satu MU di Januari

Tabeni.co – Pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer tampaknya tengah cemas dengan lini depannya ditambah dengan berbagai kritikan yang terus menerpa. Terutama dilini depan skuat utamanya yang dinilai terlalu mandul.

Sudah bukan rahasia lagi jika MU tengah dirudung masalah serius terutama disektor penyerangan. Marcus Rashford dan juga Anthony Martial tidak mampu tampil konsisten yang berujung lini depan The Red Devils tidak mampu mencetak banyak gol ke gawang lawan.

Kepergian Romelu Lukaku dan juga Alexis Sanchez membuat Solskjaer mendapatkan berbagai kritikan karena terlalu mempercayakan pemain muda tanpa mendatangkan pengganti yang ideal untuk mengisi lini serang klub.

Beberapa waktu yang lalu CEO MU yaitu Ed Woodward dilaporkan sudah menyetujui Solskjaer untuk mencarikannya seorang penyerang tajam. Beberapa nama masuk namun hanya ada satu nama yang peluangnya cukup terbuka untuk bergabung.

Pemain tersebut adalah Mario Mandzukic, penyerang milik Juventus itu memang sudah getol hampir bergabung dengan Paul Pogba dkk pada awal musim ini. Tetapi transfer tersebut kabarnya batal usai kedua klub tidak mencapai kesepakatan yang berarti. Kini bursa transfer akan segera kembali terbuka pada Januari 2020 mendatang. Dimana Mario Mandzukic akan coba didatangkan oleh pihak MU.

Apalagi dengan situasi sang striker yang tidak memiliki nasib yang jelas usai dibekukan oleh Maurizio Sarri. Peluang Mario Mandzukic untuk bergabung dengan Manchester United akan sangat terbuka. Ole Gunnar Solskjaer sendiri memang tengah membutuhkan seorang penyerang berpengalaman seperti Mandzukic.

Ia dinilai pemain yang tepat untuk bisa mementori para penyerang muda MU seperti Marcus Rashford, Anthony Martial dan juga Mason Greenwood. Sebab ketiga penyerang tersebut masih berumur dibawah 24 tahun yang berarti akan sangat sulit jika Solskjaer terus mempercayakan lini serangnya kepada ketiga pemain itu.

Neville : Manchester City Akan Sangat Tertarik Dengan Brendan Rodgers Untuk Gantikan Pep Guardiola

Tabeni.co – Legenda MU dan juga pundit di Skysport yakni Garry Neville membicarakan kesempatan pelatih Brendan Rodgers untuk menggantikan posisi Pep Guardiola di Manchester City. Ia percaya jika mantan pelatih Liverpool itu akan menjadi sosok yang sangat tepat untuk menggantikan Guardiola.

Beberapa hari yang lalu secara mengejutkan Leicester City berhasil melibas Southampton dengan skor telah 9-0 di Premier League. Hasil tersebut membuat nama Brendan Rodgers dan Leicester City mendapatkan pujian banyak kalangan. Tidak hanya itu The Foxes bahkan berhasil berada di 4 besar saat ini.

Dengan kemenangan besar atas Soton, membuat Leicester City menjadi salah satu klub yang mampu menang besar dalam sebuah pertandingan. Mereka memiliki rekor yang sama dengan MU di Premier League. Menurut Garry Neville jika dirinya begitu yakin ada sebuah kualitas dari diri Brendan Rodgers. Dirinya percaya jika suatu hari Manchester City akan tertarik untuk menggunakannya jika Pep Guardiola pergi.

”Dia memiliki tred rekor yang cukup bagus bersama banyak klub. Liverpool nyari memenangkan Premier League karena dirinya. Celtic berhasil mendominasi Skotlandia, dan kini Leicester City.” ucap Neville.

”Kualitasnya adalah dia bisa memberikan suntikan luar biasa kepada klub terutama para pemain yang pernah dilatih olehnya selalu memberikan respon yang begitu positive ketika bermain.”

”Tidak hanya itu cara bermain klub yang ia latih selalu luar biasa, semangat yang tiada banding. Namun klub besar tidak pernah memberikan kontrak kepadanya mungkin hanya Liverpool. Tapi Liverpool saat itu sedang berada di masa yang sangat sulit. Manchester City mungkin akan tertarik dengan Rodrger dimasa depan andai Pep Guardiola pergi.”

 

Luka Jovic Akan Segera Tunjukan Kualitasnya

Tabeni.co – Penyerang anyar Real Madrid, Luka Jovic masih belum dipercaya oleh pelatih Zinedine Zidane untuk menjadi bomber utama Los Blanccos musim ini. Beberapa laporan media menyebutkan jika penyerang muda akan dipinjamkan ke klub guna memberikannya pengelaman bermain yang labih banyak. Akan tetapi menurut eks pemain Madrid yakni Omar Mascarell menuturkan jika Luka Jovic harus diberikan kesempatan dan ia meminta publik Santiago Bernabue untuk bersabar melihat kualitasnya.

Luka Jovic sendiri didatangkan oleh Real Madrid dari klub asal Jerman  Eintracht Frankfurt.  Tidak murah Madrid mendatangkan Jovic mereka harus mengeluarkan dana mencapai 60 juta euro untuk membawanya ke Spanyol. Keberanian Madrid untuk mendatangkan Jovic bukan tidak ada alasan sebab pemain asal Bosnia tersebut mampu mengemas 27 gol musim lalu.

Tidak hanya itu Madrid mendatangkan Jovic juga untuk menjadi pengganti Karim Benzema yang sudah dimenua. Sebab penyerang asal Prancis tersebut sudah berusia 31 tahun dan musim depan adalah musim terakhirnya di Madrid. Namun yang menjadi pertanyaannya mengapa Zidane tidak memberikan kesempatan untuk Jovic tampil sebagai penyerang utama musim ini.

Omar Mascarell yang merupakan bekas pemain Madrid merasa jika Jovic harus diberikan waktu untuk membuktikan diri. Akan tetapi dia juga yakin kesempatan Jovic akan datang jika Benzema absen dalam beberapa pertandingan. Untuk saat ini menurutnya Jovic harus banyak belajar dari Karim Benzema dan menyaksikannya bermain di sebuah pertandingan besar.

”Karim Benzema saat ini adalah inspirasi bagi pemain yang lebih muda terutama sebagai striker. Jadi Jovic akan belajar banyak dari Karim yang sudah berpengalaman dalam mencetak gol untuk Madrid.”

”Saya pikir tidak akan mudah bagi pemain muda yang baru saja bergabung dengan klub terbesar di dunia. Bermain untuk Madrid memiliki tekanan yang sangat tinggi. Jika anda tidak bisa mengatasi tekanan tersebut maka anda akan tersingkir. Luka Jovic butuh waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru dan itu tidak muda bagi pemain muda.”

 

 

Rupanya Arsenal Sempat Tertarik Untuk Beli Fabinho Dari AS Monaco

Tabeni.co  –  Manajer arsenal yakni unai emery mengungkapkan jika dirinya benar-benar menyukai pemain liverpool saat ini yaitu fabinho. emery bahkan sudah sempat ingin menggaet fabinho ketika dirinya masih bermain untuk as monaco dan unai emery masih melatih psg.

seperti yang diketahui saat ini unay emery tengah menangani arsenal sejak dua musim yang lalu. dirinya menggantikan arsene wenger yang memutuskan mundur dari jabatan sebagai pelatih the gunners. sedangkan unai emery sendiri saat itu dipecat oleh psg karena gagal menghantarkan klub asal prancis itu menembus babak liga champions eropa yang lebih jauh lagi.

namun ketika menangani psg dirinya sudah sangat tertarik untuk mendatangkan fabinho yang kini membela liverpool. tidak hanya itu unai emery juga sudah memasukan nama pemain timnas brasil itu dalam bagian arsenal di musim 2017. sayangnya fabinho justru lebih memilih untuk bergabung dengan rival arsenal yaitu liverpool.

sebagai gantinya manajemen arsenal pun langsung memantau situasi nicolas pepe dari lille. semusim selanjutnya manajemen arsenal langsung merekrutnya ke emirates dengan biaya transfer mencapai 72 juta poundsterling dan menjadi pemain termahal klub meriam london saat ini.

unai emery sendiri merasakan jika mendatangkan nicolas pepe sangat benar-benar keputusan tepat untuk klub. dirinya merasakan jika pemain international pantai gading ini mampu menjelma sebagai pemain yang disegani di masa depan. tetapi emery juga percaya pepe harus melalui proses yang cukup panjang untuk menemukan bentuk performa terbaiknya di arsenal.

”orang-orang mulai memberikan pandangan berbeda mengenai transfer nicolas pepe. tapi saya merasakan jika tidak semua pemain yang bisa dengan mudah pindah ke liga ini dan langsung bermain dengan sangat baik.”ucap unai emery.

”kita bisa melihat apa yang dilakukan oleh fabinho di liverpool. dia merasa kesulitan di awal-awal, bahkan pada setengah musim ia baru mulai bermain dalam skuat utama. fabinho adalah pemain luar biasa, saya sempat tertarik untuk mendatangkannya. jadi apa yang dirasakan oleh pepe dia bisa meniru langkah fabinho.”

James Rodriguez : Saya Ingin Bermain Baik Bersama Madrid

Tabeni.co – James Rodriguez yang merupakan pemain Real Madrid memberikan harapan kepada dirinya agar ia bisa tampil baik bersama Madrid pada musim ini. James Rodriguez sendiri mendapatkan kesempatan kedua dari Zinedine Zidane untuk membuktikan diri jika dirinya masih belum habis bersama klub.

Musim ini Real Madrid sempat memutuskan masa depan yang kurang baik untuk beberapa pemain utama mereka. Mulai dari Gareth Bale dan juga James Rodriguez. Awalnya kedua pemain tersebut sudah secarang terbuka diusir oleh Zinedine Zidane pada ajang Pra musim agar meminta kedua pemain tersebut segera mencari klub yang ingin menggunakan mereka.

Namun setelah pra musim berakhir dan bursa transfer sudah hampir ditutup Zidane justru menarikan ucapannya dengan mengatakan jika kedua pemain tersebut bermain bagus dan pada akhirnya bertahan pada musim ini bersama Real Madrid.

James sendiri sudah sempat dipinjamkan oleh Madrid ke Bayern Munchen selama dua musim lamanya. Namun peminjaman tersebut dinilai gagal total sebab Munchen ogah untuk mempermanenkan James yang dinilai kurang berkontribusi untuk Bayern selama dua musim waktunya di Jerman.

Nah, James pun memberikan harapan besar untuk bisa bermain baik bersama Real Madrid pada musim ini. Karena ia mendapatkan banyak dukungan dari para fans Madrid yang setia mendampingi.

”Saya  berharap bisa menjadi pemain yang tampil bagus pada musim ini itulah harapan saya.” ujar James Rodriguez kepada Marca.

”Saya meninggalkan klub ini selama dua musim, dan kini saya telah kembali lagi sungguh luar biasa. Fans memberikan dukungan yang hebat yang membuat saya menjadi lebih kuat.” ungkap James Rodriguez.

Susahnya Bermain Melawan Parma

Tabeni.co – Laga perdana Serie A yang mempertemukan antara juara bertahan musim lalu Juventus, dengan FC Parma membuat fullbac Juventus yaitu Alexandro merasa jika pertandingan tersebut benar-benar tidak mudah. Mereka kesulitan dan menjelang pertandingan berakhir mereka barus bisa memenangkan pertandingan lewat gol tunggal Giorgio Cheillini.

Kemenangan tersebut menjadi modal yang begitu bagus untuk Ronaldo dkk, sebab tidak mudah untuk bertamu ke kandang Parma yang dinilai merupakan tim kuda hitam Serie A saat ini.

Juve berhasil memecah kebuntuaan pada menit ke-88 kala itu Giogio Cheillini mendapatkan sepakan pojok dari Miralem Pjanic. Pemain berusia 34 tahun pun langsung menanduk bola yang mengarah kepadanya dan berhasil berbuah gol dan kemenangan untuk I Biancconerri.

Bek Alexandro pun berkomentar atas laga yang berkesudahan 1-0 untuk kemenangan Juventus.

”Laga melawan Parma tidak mudah, mereka bermain dengan sangat bagus ketiika bertahan maupun menyerang. Apalagi ini adalah laga perdana dan para pemain harus cepat untuk beradaptasi akan hal itu.”

Tidak hanya itu sandro juga menyoroti fisik para pemain Juventus yang mudah mengalami kelelahan. Sebab secara teknis, mentalitas dan juga kecepatan mereka sedang dalam proses akan hal itu.

”Dalam laga menjelang pertandingan berakhir kami mendapatkan banyak tekanan secara mental dan juga fisik. Itu tidak mudah, karena ini adalah laga perdana dan semua para pemain baru saja kembali terutama para pemain baru yang baru bergabung.”ungkap Sandro.

Ia juga menambahkan jika ketika timnya berhasil unggul, mereka mecoba mengulur waktu sebab Parma bisa saja menyamakan keunggulan. Karena ketika bermain di kandang Parma sangat sulit untuk dikalahkan dan banyak lawan yang hanya bisa bermain imbang dengan mereka.

Jadon Sancho Sudah Hampir Gabung Arsenal

Tabeni.co – Mantan manajer Arsenal yaitu Arsene Wenger mengaku pernah memiliki kans untuk bisa merekrut bintang milik Borussia Dortmund yakni Jadon Sancho. Wenger mengatakan kesempatan untuk bisa mendatangkan Sancho ketika ia masih menjabat sebagai pelatih Arsenal pada 2017 yang lalu.

Sudah bukan rahasia lagi jika Jadon Sancho menjadi pemain yang menjadi pemberitaan hangat terutama di ajang bursa transfer pemain. Ya, pemain International Inggris itu bisa dikatakan pemain yang sejajar dengan bintang PSG, Kylian Mbappe. Apalagi usianya yang masih muda membuat banyak klub top eropa berbondong-bondong mendekatinya.

Jadon Sancho sendiri merupakan pemain yang begitu berkontribusi untuk Borussia Dortmund. Musim lalu saja ia berhasil mencetak 13 gol dan 19 assist dalam 40 pertandingan yang ia jalani dengan klub asal Bundesliga itu. Dengan kegemilangan Sancho membuat Borussia Dortmund pun langsung memagari pemain masa depannya itu.

Sebenarnya Jadon Sancho sendiri pernah berkarier di Premier League, ia merupakan pemain didikan akademi Manchester City. Manajer Pep Guardiola pun sudah memasukannya kedalam skuat City namun pada 2017 yang lalu Sancho memutuskan pergi dari Etihad dikarenakan Guardiola yang ingkar janji dan tidak pernah memaikannya kedalam starter utama Thecityzens.

Sehingga pada musim tersebut Jadon Sancho memutuskan untuk bergabung dengan Borussia Dortmund dan berhasil menunjukan kemampuan terbaiknya. Jika Manchester City dan Guardiola telah salah untuk melepasnya.

Namun mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger mengatakan sebelum Sancho bergabung dengan Borussia Dortmund ia sudah mencoba sekuat tenaga untuk membawanya ke Arsenal. Bahkan sejatinya sang winger sudah sangat tertarik untuk berkiprah di London Utara.

”Kesempatan mendatangkan Jadon ke Emirates sangat terbuka, dia sudah sangat dekat dengan kami sebelum bergabung dengan Borussia Dortmund.” ungkap Wenger.

”Pada 2017 yang lalu dia sudah mencoba sekuat tenaga untuk menjadi pemain utama. Tetapi dia tidak mendapatkan tempat, saya mencoba untuk membawanya ke London, karena dia adalah orang London dia sudah setuju akan hal itu, tetapi City menolak melepaskannya kepada kami.”terang Arsene Wenger kepada Football France.