Emre Can : Juventus Sudah Membohongi Saya!

Tabeni.co – Emre Can nampaknya sudah sangat kecewa dengan perlakukan yang diberikan oleh manajament Juventus kepadanya. Sebab dirinya baru saja bergabung dengan Juve namun justru dimasukan ke dalam daftar jual klub pada musim ini. Bagaimana tidak musim lalu Juventus merayu Can untuk bergabung dengan Biancconerri dengan status gratis dari Liverpool namun apa yang terjadi kedatangan Maurizio Sarri justru membuat Can akan segera dilepas.

Maurizio Sarri memang menjadi beberapa banyak pemain lama Juventus merasa was-was termasuk Can. Sebab akan ada banyak pemain yang akan dilepas pada musim ini dikarenakan beberapa pemain baru yang mulai bertadangan sehingga membuat skuat tampak tidak ideal. Tapi untuk kasus Can ia sendiri adalah pemain yang paling sial, sempat ingin dipertahankan Liverpool musim lalu dan diberikan kontrak baru ia justru pergi dengan status gratis karena kontraknya berakhir dan mendapatkan rayuan maut dari manajemen Juventus untuk menjuarai Liga Champions pada musim lalu. Toh Liverpool yang menjuarai Liga Champions 2018 sementara musim ini justru akan dijual oleh para petinggi Juve.

Hal itu kabarnya membuat Emre Can marah besar, sebab dirinya sudah dibohongi dan dikhinati karena Juventus tidak konsisten untuk memberikan jaminan kepada dirinya untuk bisa bermain banyak  dan menjadi peman penting dalam skuat utama.

”Apa yang terjadi pada musim ini? saya tidak mengerti apa yang ada dipikiran mereka. Saya benar-benar kecewa dengan manajemen klub yang telah membohongi saya.”

”Beberapa waktu yang lalu klub sudah memberikan jaminan jika saya akan menjadi pemain penting. Lalu pada kemarin pelatih Sarri berbicara dengan saya dan mengatakan saya tidak akan masuk dalam rencannya.”

 

Susahnya Bermain Melawan Parma

Tabeni.co – Laga perdana Serie A yang mempertemukan antara juara bertahan musim lalu Juventus, dengan FC Parma membuat fullbac Juventus yaitu Alexandro merasa jika pertandingan tersebut benar-benar tidak mudah. Mereka kesulitan dan menjelang pertandingan berakhir mereka barus bisa memenangkan pertandingan lewat gol tunggal Giorgio Cheillini.

Kemenangan tersebut menjadi modal yang begitu bagus untuk Ronaldo dkk, sebab tidak mudah untuk bertamu ke kandang Parma yang dinilai merupakan tim kuda hitam Serie A saat ini.

Juve berhasil memecah kebuntuaan pada menit ke-88 kala itu Giogio Cheillini mendapatkan sepakan pojok dari Miralem Pjanic. Pemain berusia 34 tahun pun langsung menanduk bola yang mengarah kepadanya dan berhasil berbuah gol dan kemenangan untuk I Biancconerri.

Bek Alexandro pun berkomentar atas laga yang berkesudahan 1-0 untuk kemenangan Juventus.

”Laga melawan Parma tidak mudah, mereka bermain dengan sangat bagus ketiika bertahan maupun menyerang. Apalagi ini adalah laga perdana dan para pemain harus cepat untuk beradaptasi akan hal itu.”

Tidak hanya itu sandro juga menyoroti fisik para pemain Juventus yang mudah mengalami kelelahan. Sebab secara teknis, mentalitas dan juga kecepatan mereka sedang dalam proses akan hal itu.

”Dalam laga menjelang pertandingan berakhir kami mendapatkan banyak tekanan secara mental dan juga fisik. Itu tidak mudah, karena ini adalah laga perdana dan semua para pemain baru saja kembali terutama para pemain baru yang baru bergabung.”ungkap Sandro.

Ia juga menambahkan jika ketika timnya berhasil unggul, mereka mecoba mengulur waktu sebab Parma bisa saja menyamakan keunggulan. Karena ketika bermain di kandang Parma sangat sulit untuk dikalahkan dan banyak lawan yang hanya bisa bermain imbang dengan mereka.

PSG Juga Tanyakan Situasi Miralem Pjanic Kepada Juve

Tabeni.co – Beberapa waktu yang lalu klub kaya raya asal Prancis, Paris Saint-Germain tengah mengupayakan transfer Paulo Dybala dari Juventus. Keinginan Less Parisiens untuk mendatangkan Dybala karena mereka terancam ditinggal pergi oleh Neymar. Akan tetapi dalam laporan tersebut rupanya PSG juga memiliki misi lain, mereka juga tertarik untuk mendatangkan gelandang andalan Juve yaitu Miralem Pjanic.

Juventus sendiri sudah mengkonfirmasikan jika mereka tengah berada pada situasi untuk menjual beberapa pemain mereka. Karena skuat mereka terlalu kegemukan dan tidak ideal untuk komposisi 2019-2020. Bahkan Maurizio Sarri sudah memberikan kode jika ada sekitar enam pemain yang akan segera didepak dari Allianz Stadium.

Kedatangan Maurizio Sarri memang membuat banyak pemain utama Juventus yang terancam tersingkir dari posisinya. Apalagi kedatangan dua gelandang baru dengan status bebas transfer yakni Adrien Rabiot dan juga Aaron Ramsey membuat pemain yang menjadi pemain reguler Juve musim lalu terancam dimasukan dalam daftar jual.

Para pemain tersebut diantaranya penyerang Paulo Dybala, Sami Khedira, Blaise Matuidi, Emre Can. Nah para pemain ini sendiri sebenarnya sudah sempat digosipkan dengan beberapa klub top eropa. Dybala contohnya ia hampir bergabung dengan Man United andai kata jika dirinya tidak menolak tawaran dari MU. Lalu Sami Khedira juga kabarnya sudah berada di stadion Emirates untuk bergabung dengan Arsenal. Namun hingga kini sang pemain masih berseragam Juventus.

Pelatih Marizio Sarri jelas hanya akan menggunakan dua pemain dalam satu posisi skuatnya. Sektor gelandang menjadi posisi yang ingin dikurangi oleh mantan pelatih Chelsea itu. Nah, kabarnya PSG melihat banyak pemain Juve yang siap dilego, mereka mencoba mempertanyakan situasi Dybala dan juga Pjanic.

Khusus Pjanic mereka mencoba untuk fokus merekrutnya sebab lini tengah PSG hanya mengandalkan Marco Veratti dan Ander Herrera. Mereka butuh pemain seperti Pjanic dalam mengatur permainan tim. Sementara Juventus sendiri masih menimbang-nimbang dengan situasi Pjanic, mereka juga merasa mempertahankan sang pemain yang musim depan sudah berusia 30 tahun sedangkan harga jual Pjanic mencapai 70 juta euro. Jika tidak menjualnya dalam segera harga transfer sang gelandang pasti akan menurun.

Buat Jaga-Jaga Situasi Neymar, PSG Segera Datangkan Paulo Dybala

Tabeni.co – Situasi Neymar saat ini memaksa Psg harur bergerak cepat untuk mendatangkan pemain yang tepat untuk menggantikannya. Kini laporan menyebutkan jika klub kaya raya asal prancis itu sudah bernegosiasi dengan Juventus untuk mendapatkan tanda tangan Paulo Dybala.

Rumour kepergian Neymar hingga kini sudah masuk dalam babak terbaru, ia sudah hampir pasti pergi dari ibu kota Prancis. Sang penyerang juga sudah menetapkan Barcelona adalah tujuannya saat ini. Dan pada pertandingan Ligue-1 pekan ke-2, pemain asal Brasil itu juga tidak menunjukan batang hidungnya.

L’Equipe melaporkan jika kini Psg sudah bergegas untuk mencari pemain pengganti. Dan pemain tersebut adalah penyerang milik Juventus yaitu Paulo Dybala. Sang penyerang dinilai cocok menjadi pemain nomor sepuluh berikutnya untuk menggantikan Neymar.

Apalagi dari sekilas Dybala memang cocok dengan gaya bermain Psg yang bermain dengan bola-bola pendek. Yang membuat Thomas Tuchel tidak keberatan jika penyerang asal Argentina itu akan menjadi pemain kunci Less Parisiens menggantikan posisi Neymar yang sudah tidak ingin bermain untuk klub.

Dybala sendiri memang terancam masa depannya semenjak kehadiran Cristiano Ronaldo. Manajemen Juve lebih memprioritaskan Ronaldo sebagai pemain masa depan mereka dari pada Dybala. Apalagi pemain timnas Portugal itu lebih cendrung menjadi ikon Juve.  Tidak hanya itu kehadiran dari Maurizio Sarri juga membuat posisi Dybala semakin terancam. Karena Sarri lebih menyukai penyerang murni seperti Ronaldo atau Gonzalo Higuain untuk mengisi lini depan I Biancconerri.

Juventus pun sudah siap kehilangan Dybala, namun mereka meminta satu pemain PSG untuk ditumbalkan kepada mereka. Satu pemain tersebut kabarnya adalah Angel Dimaria. Keinginan Juventus mendatangkan Dimaria karena ada campur tangan Cristiano Ronaldo. Ronaldo ingin bereuni dengan Dimaria yang sempat menjadi pelayannya di Real Madrid untuk mencetak gol.

Apalagi jika Dimaria bergabung dengan Juventus, maka dia bisa menjadi pemberi assist untuk sang super stars seperti ketika mereka bekerja sama seperti di Real Madrid. Psg sendiri masih mempertimbangkan permintaan Juventus,mereka masih mengkaji apakah akan melepas Dimaria karena peran dari pemain berusia 31 tahun itu cukup krusial dilini tengah Psg dalam beberapa musim terakhir.