PSG Juga Tanyakan Situasi Miralem Pjanic Kepada Juve

Tabeni.co – Beberapa waktu yang lalu klub kaya raya asal Prancis, Paris Saint-Germain tengah mengupayakan transfer Paulo Dybala dari Juventus. Keinginan Less Parisiens untuk mendatangkan Dybala karena mereka terancam ditinggal pergi oleh Neymar. Akan tetapi dalam laporan tersebut rupanya PSG juga memiliki misi lain, mereka juga tertarik untuk mendatangkan gelandang andalan Juve yaitu Miralem Pjanic.

Juventus sendiri sudah mengkonfirmasikan jika mereka tengah berada pada situasi untuk menjual beberapa pemain mereka. Karena skuat mereka terlalu kegemukan dan tidak ideal untuk komposisi 2019-2020. Bahkan Maurizio Sarri sudah memberikan kode jika ada sekitar enam pemain yang akan segera didepak dari Allianz Stadium.

Kedatangan Maurizio Sarri memang membuat banyak pemain utama Juventus yang terancam tersingkir dari posisinya. Apalagi kedatangan dua gelandang baru dengan status bebas transfer yakni Adrien Rabiot dan juga Aaron Ramsey membuat pemain yang menjadi pemain reguler Juve musim lalu terancam dimasukan dalam daftar jual.

Para pemain tersebut diantaranya penyerang Paulo Dybala, Sami Khedira, Blaise Matuidi, Emre Can. Nah para pemain ini sendiri sebenarnya sudah sempat digosipkan dengan beberapa klub top eropa. Dybala contohnya ia hampir bergabung dengan Man United andai kata jika dirinya tidak menolak tawaran dari MU. Lalu Sami Khedira juga kabarnya sudah berada di stadion Emirates untuk bergabung dengan Arsenal. Namun hingga kini sang pemain masih berseragam Juventus.

Pelatih Marizio Sarri jelas hanya akan menggunakan dua pemain dalam satu posisi skuatnya. Sektor gelandang menjadi posisi yang ingin dikurangi oleh mantan pelatih Chelsea itu. Nah, kabarnya PSG melihat banyak pemain Juve yang siap dilego, mereka mencoba mempertanyakan situasi Dybala dan juga Pjanic.

Khusus Pjanic mereka mencoba untuk fokus merekrutnya sebab lini tengah PSG hanya mengandalkan Marco Veratti dan Ander Herrera. Mereka butuh pemain seperti Pjanic dalam mengatur permainan tim. Sementara Juventus sendiri masih menimbang-nimbang dengan situasi Pjanic, mereka juga merasa mempertahankan sang pemain yang musim depan sudah berusia 30 tahun sedangkan harga jual Pjanic mencapai 70 juta euro. Jika tidak menjualnya dalam segera harga transfer sang gelandang pasti akan menurun.

Luka Jovic Akan Segera Tunjukan Kualitasnya

Tabeni.co – Penyerang anyar Real Madrid, Luka Jovic masih belum dipercaya oleh pelatih Zinedine Zidane untuk menjadi bomber utama Los Blanccos musim ini. Beberapa laporan media menyebutkan jika penyerang muda akan dipinjamkan ke klub guna memberikannya pengelaman bermain yang labih banyak. Akan tetapi menurut eks pemain Madrid yakni Omar Mascarell menuturkan jika Luka Jovic harus diberikan kesempatan dan ia meminta publik Santiago Bernabue untuk bersabar melihat kualitasnya.

Luka Jovic sendiri didatangkan oleh Real Madrid dari klub asal Jerman  Eintracht Frankfurt.  Tidak murah Madrid mendatangkan Jovic mereka harus mengeluarkan dana mencapai 60 juta euro untuk membawanya ke Spanyol. Keberanian Madrid untuk mendatangkan Jovic bukan tidak ada alasan sebab pemain asal Bosnia tersebut mampu mengemas 27 gol musim lalu.

Tidak hanya itu Madrid mendatangkan Jovic juga untuk menjadi pengganti Karim Benzema yang sudah dimenua. Sebab penyerang asal Prancis tersebut sudah berusia 31 tahun dan musim depan adalah musim terakhirnya di Madrid. Namun yang menjadi pertanyaannya mengapa Zidane tidak memberikan kesempatan untuk Jovic tampil sebagai penyerang utama musim ini.

Omar Mascarell yang merupakan bekas pemain Madrid merasa jika Jovic harus diberikan waktu untuk membuktikan diri. Akan tetapi dia juga yakin kesempatan Jovic akan datang jika Benzema absen dalam beberapa pertandingan. Untuk saat ini menurutnya Jovic harus banyak belajar dari Karim Benzema dan menyaksikannya bermain di sebuah pertandingan besar.

”Karim Benzema saat ini adalah inspirasi bagi pemain yang lebih muda terutama sebagai striker. Jadi Jovic akan belajar banyak dari Karim yang sudah berpengalaman dalam mencetak gol untuk Madrid.”

”Saya pikir tidak akan mudah bagi pemain muda yang baru saja bergabung dengan klub terbesar di dunia. Bermain untuk Madrid memiliki tekanan yang sangat tinggi. Jika anda tidak bisa mengatasi tekanan tersebut maka anda akan tersingkir. Luka Jovic butuh waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru dan itu tidak muda bagi pemain muda.”

 

 

Susahnya Bermain Melawan Parma

Tabeni.co – Laga perdana Serie A yang mempertemukan antara juara bertahan musim lalu Juventus, dengan FC Parma membuat fullbac Juventus yaitu Alexandro merasa jika pertandingan tersebut benar-benar tidak mudah. Mereka kesulitan dan menjelang pertandingan berakhir mereka barus bisa memenangkan pertandingan lewat gol tunggal Giorgio Cheillini.

Kemenangan tersebut menjadi modal yang begitu bagus untuk Ronaldo dkk, sebab tidak mudah untuk bertamu ke kandang Parma yang dinilai merupakan tim kuda hitam Serie A saat ini.

Juve berhasil memecah kebuntuaan pada menit ke-88 kala itu Giogio Cheillini mendapatkan sepakan pojok dari Miralem Pjanic. Pemain berusia 34 tahun pun langsung menanduk bola yang mengarah kepadanya dan berhasil berbuah gol dan kemenangan untuk I Biancconerri.

Bek Alexandro pun berkomentar atas laga yang berkesudahan 1-0 untuk kemenangan Juventus.

”Laga melawan Parma tidak mudah, mereka bermain dengan sangat bagus ketiika bertahan maupun menyerang. Apalagi ini adalah laga perdana dan para pemain harus cepat untuk beradaptasi akan hal itu.”

Tidak hanya itu sandro juga menyoroti fisik para pemain Juventus yang mudah mengalami kelelahan. Sebab secara teknis, mentalitas dan juga kecepatan mereka sedang dalam proses akan hal itu.

”Dalam laga menjelang pertandingan berakhir kami mendapatkan banyak tekanan secara mental dan juga fisik. Itu tidak mudah, karena ini adalah laga perdana dan semua para pemain baru saja kembali terutama para pemain baru yang baru bergabung.”ungkap Sandro.

Ia juga menambahkan jika ketika timnya berhasil unggul, mereka mecoba mengulur waktu sebab Parma bisa saja menyamakan keunggulan. Karena ketika bermain di kandang Parma sangat sulit untuk dikalahkan dan banyak lawan yang hanya bisa bermain imbang dengan mereka.

Jadon Sancho Sudah Hampir Gabung Arsenal

Tabeni.co – Mantan manajer Arsenal yaitu Arsene Wenger mengaku pernah memiliki kans untuk bisa merekrut bintang milik Borussia Dortmund yakni Jadon Sancho. Wenger mengatakan kesempatan untuk bisa mendatangkan Sancho ketika ia masih menjabat sebagai pelatih Arsenal pada 2017 yang lalu.

Sudah bukan rahasia lagi jika Jadon Sancho menjadi pemain yang menjadi pemberitaan hangat terutama di ajang bursa transfer pemain. Ya, pemain International Inggris itu bisa dikatakan pemain yang sejajar dengan bintang PSG, Kylian Mbappe. Apalagi usianya yang masih muda membuat banyak klub top eropa berbondong-bondong mendekatinya.

Jadon Sancho sendiri merupakan pemain yang begitu berkontribusi untuk Borussia Dortmund. Musim lalu saja ia berhasil mencetak 13 gol dan 19 assist dalam 40 pertandingan yang ia jalani dengan klub asal Bundesliga itu. Dengan kegemilangan Sancho membuat Borussia Dortmund pun langsung memagari pemain masa depannya itu.

Sebenarnya Jadon Sancho sendiri pernah berkarier di Premier League, ia merupakan pemain didikan akademi Manchester City. Manajer Pep Guardiola pun sudah memasukannya kedalam skuat City namun pada 2017 yang lalu Sancho memutuskan pergi dari Etihad dikarenakan Guardiola yang ingkar janji dan tidak pernah memaikannya kedalam starter utama Thecityzens.

Sehingga pada musim tersebut Jadon Sancho memutuskan untuk bergabung dengan Borussia Dortmund dan berhasil menunjukan kemampuan terbaiknya. Jika Manchester City dan Guardiola telah salah untuk melepasnya.

Namun mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger mengatakan sebelum Sancho bergabung dengan Borussia Dortmund ia sudah mencoba sekuat tenaga untuk membawanya ke Arsenal. Bahkan sejatinya sang winger sudah sangat tertarik untuk berkiprah di London Utara.

”Kesempatan mendatangkan Jadon ke Emirates sangat terbuka, dia sudah sangat dekat dengan kami sebelum bergabung dengan Borussia Dortmund.” ungkap Wenger.

”Pada 2017 yang lalu dia sudah mencoba sekuat tenaga untuk menjadi pemain utama. Tetapi dia tidak mendapatkan tempat, saya mencoba untuk membawanya ke London, karena dia adalah orang London dia sudah setuju akan hal itu, tetapi City menolak melepaskannya kepada kami.”terang Arsene Wenger kepada Football France.

Penampilan Terus Memble Courtois Dimarahi Zindane

Tabeni.co – Ketika masih menjadi kiper Chelsea nama Thibaut  Courtois merupakan salah satu kiper terbaik di dunia. Ia bahkan mendapatkan sarung tangan emas ketika membela timnas Belgia di ajang Piala Dunia 2018. Namun torehan tersebut mulai sirna ketika dirinya memutuskan untuk bergabung dengan Real Madrid.

Sudah hampir satu tahun setengah dirinya membela Real Madrid, tetapi performa  Courtois  justru masih dibawah standart sebagai penjaga gawang terbaik dunia. Ia kerap melakukan blunder dan mendapatkan berbagai kritikan dari fans Real Madrid yang aktif untuk mengkritik para pemain yang tidak tampil bagus. Puncaknya ketika Real Madrid di hajar oleh PSG,  Courtois  kabarnya mendapatkan kritikan dari Zinedine Zidane, ia secara terang-terangan mengatakan kepada sang kiper untuk segera memperbaiki performanya atau ia harus duduk dibangku cadangan klub.

Apalagi sebelum Zidane kembali membesuk Real Madrid,  Courtois  bukan sosok yang diinginkan sang entrenador. Kala itu Presiden Real Madrid ingin membuang sosok Kaylor Navas karena dinilai tidak memiliki komersil yang besar seperti Courtois. Itu sebabnya manajemen Real Madrid begitu berambisi untuk bisa mendatangkan sang kiper ke Santiago Bernabue.

Sementara Zinedine Zidane sendiri kabarnya tidak terlalu menyukai  Courtois. Ia lebih menyukai Kaylor Navas yang dalam tiga musim ketika ditangani oleh Zidane selalu menjadi kiper nomor satu di Real Madrid. Saat ini Navas sudah berseragam PSG, karena manajemen Real Madrid sudah merasa jika sang kiper telah memasuki masa-masa terakhir bersama Los Blanccos.

Itu sebabnya Zinedine Zidane kabarnya merasa murka dengan kedatangan  Courtois, karena ia tidak terlalu menyukai permainan kiper berusia 27 tahun itu bersama klub.

Solskjaer : Rashford Masih Bekerja Keras

Tabeni.co – Pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer kembali memberikan pemebelaan kepada striker utamanya yaitu Marcus Rashford. Menurut Solskjaer jika Rashford sudah melakukan semua usaha untuk bisa mencetak banyak gol. Tetapi ia kurang mendapatkan support dari para pemain kreatif untuk bisa mencetak gol.

Seperti yang diketahui jika Solskjaer dengan beraninya menjadikan Rashford sebagai striker utama klub. Ia berhasil menyingkirkan Romelu Lukaku sebagai striker utama. Klub pun akhirnya menjual Lukaku ke Inter Milan dan Rashford dipercaya menggantikan peran dari Lukaku.

Tidak hanya mempercayakan Rashford sebagai striker utama, Solskjaer juga berani untuk memainkan Anthony Martial sebagai ujung tombak secara bersamaan. Padahal kedua striker ini bukan penyerang yang mampu mengemas 20 gol permusimnya.

Nah, saat ini Martial cedera dan Rashford menjadi pemain utama yang dipercaya Solskjaer sebagai penyerang utama. Tetapi performa sang penyerang sendiri terus menurun saat ini. Ia juga tidak mampu menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol sehingga MU tidak mampu menang dan mencetak banyak gol pada awal musim ini.

Akan tetapi  Solskjaer terus bersihkeras jika sang striker sudah sangat bekerja keras saat ini. Karena ia percaya dengan potensi yang dimiliki oleh sang penyerang muda untuk terus belajar menjadi penyerang terbaik dimasa depan.

”Marcus hingga kini masih bekerja sangat keras.”

”Setiap babak kedua saya terus mengatakan kepada para pemain untuk bisa menciptakan banyak peluang agar mudah untuk mencetak gol. Sementara untuk kasus Rashford dia melakukan pekerjaan terbaik. Dia terus berlari untuk mencari ruang. Tetapi tidak ada umpan yang mengarah kepadannya.”

Solskjaer Dapatkan Dukungan Dari CEO MU Untuk Beli Penyerang Baru

Tabeni.co – Lini depan Manchester United yang tumpul pada musim ini membuat manajer Ole Gunnar Solskjaer kemungkinan akan segera mendatangkan penyerang anyar pada jendela transfer Januari 2020 mendatang. Nah,langkah Ole untuk membeli striker baru nampaknya mendapatkan dukungan dari Ed Woodward yang merupakan CEO Manchester United.

Menurut Laporan yang diterbitkan oleh Goal Uk, jika MU memang sedang dalam upaya untuk pendatangan striker baru. Sebab penyerang seperti Marcus Rashford dan juga Anthony Martial sudah mulai menunjukan inkonsistenan permainan. Terbukti keduanya kini mengalami cedera sehingga lini serang klub hanya bergantung dengan sosok Mason Greenwood.

Bahkan pada pertandingan terakhir yang dijalani MU, Ole Gunnar Solskjaer justru menurunkan sosok Jesse Lingard sebagai penyerang utama klub. Sontak para fans MU memberikan kritikan kepada Ole Gunnar Solskjaer karena blunder dalam melepas Romelu Lukaku dan juga Alexis Sanchez secara bersamaan. Bahkan kedua penyerang tersebut tampil luar biasa bersama Inter Milan.

Tidak mau terus keras kepala akhirnya Ole Gunnar Solskjaer kabarnya mulai mencoba mencari penyerang untuk didatangkan pada bursa transfer Januari mendatang. Tidak tanggung-tanggung Solskjaer diberitakan akan mencoba mendatangkan penyerang berpengalaman, dan Ed Woodward dilaporkan mendungkung penuh keinginan sang manajer.

Bahkan kabarnya Ed Woodward diberitakan sudah mulai kecewa dengan performa yang ditunjukan oleh timnya mengingat anggaran yang sudah dihabiskan pada bursa transfer musim panas ini tidak berbuah baik dengan penampilan Paul Pogba dkk.

Kabarnya ada dua penyerang berpengalaman yang masuk dalam daftar incara Ole Gunnar Solskjaer. Yang pertama adalah bomber Zlatan Ibrahimovic, yang tengah bermain untuk LA Galaxy kontrak dari Ibrahimovic sendiri kabarnya akan berakhir pada musim depan. Apalagi beberapa waktu yang lalu Ibra menegaskan masih ingin bermain untuk MU andai Solskjaer benar-benar menginginkannya berada di Old Trafford lagi.

Sedangan pemain kedua adalah penyerang Mario Mandzukic, sang penyerang kabarnya sempat hampir bergabung dengan MU pada jendela transfer kemarin. Namun transfer tersebut gagal terwujud karena Juventus ogah melepasnya ke Setan Merah.

Pemain Ini Dinilai Pemain Yang Cocok Bawa MU Menjadi Tim Yang Disegani Kembali

Tabeni.co – Sebelum bursa transfer ditutup, Manchester United sempat digosipkan ingin mencoba mendatangkan Playmaker milik Lecester City yaitu James Maddison. Gelandang timnas Inggris itu memang sedang dalam performa yang menjanjikan di Premier League. Ia menjadi andalan The Foxes dalam dua musim terakhir.

Mantan pemain MU yaitu Gary Pallister pun memberikan dukungan kepada direksi klub untuk segera merekrut Maddison. Dirinya percaya jika pemain berusia 22 tahun itu mampu menjadi pemain yang bisa mendongkrak permainan anak asuhan Ole Gunnar Solskjaer dikarenakan permainan dan kecepatannya dalam menyerang.

Pada beberapa pertandingan di yang dimainkan oleh MU sendiri, mereka tidak mampu mengeluarkan performa terbaik mereka. Sehingga gagal memberikan keran gol yang produktif sehingga lini serang klub pun mendapatkan kritikan habis-habisan dari para penggemar MU.

Solskjaer sebagai manajer pun mendapatkan hal yang sama banyak fans MU meminta pihak klub untuk segera memecat Solskjaer karena tidak kompoten menangani klub. Sehingga membuat lini serang menjadi mandul dan tidak bisa memberikan banyak gol.

Gary Pallister yang pernah bermain untuk MU memberikan pendapatknya mengenai James Maddison. Terutama ketika Lecester City berhasil menumbangkan tim kuat seperti Tottenham Hotspurs pada pekan lalu. Permainan sang gelandang membuat Pallister begitu menakjubkan karena Maddison memiliki visi permainan yang luar biasa.

”Kecepatan dan kekuatannya benar-benar luar biasa ketika bermain melawan Tottenham. Sudah tidak diragukan lagi kualitas yang dimiliki olehnya. Dia juga menjadi pemain pembeda dengan hasil kemenangan yang diraih oleh Lecester.” ucap Gary Pallister.

”Saya pikir ia akan menjadi pemain yang tepat untuk Manchester United karena dia bisa memberikan ancaman dan umpan kepada para penyerang dengan sangat bagus. Sedangkan Solskajer ia harus bisa mempertahankan posisinya terlebih dahulu dalam beberapa bulan kedepan.”

Zidane : Saya Bosan Dengan Gosip Neymar ke Real Madrid!

Tabeni.co – Entrenador Real Madrid, Zinedine Zidane mengungkapkan jika dirinya sudah sangat malas dengan banyak rumour terutama yang dibahas adalah Neymar. Ia sudah menegaskan beberapa kali jika dirinya tidak ingin membicarakan pemain yang bukan pemainya di Real Madrid.

Sudah bukan rahasia umum lagi jika Neymar sudah sering dikaitkan dengan kepindahannya ke Real Madrid. Bahkan ketika ia belum bermain di eropa El Real nyaris mendapatkan tanda tangan pemain asal Brasil itu. Nah, situasi Neymar di PSG tengah tidak kondusif yang bersangkutan diberitakan sudah mantap untuk meninggalkan Less Parisiens. Dan Real Madrid beserta Barcelona menjadi klub yang diberitakan menaruh minat dengan Neymar.

Zidane sendiri langsung  mengkonfirmasikan isu tersebut, ia benar-benar sangat muak dengan pemberitaan media tentang para pemain luar yang terus digosipkan dengan timnya.

”Saya benar-benar sudah bosan dengan rumor transfer tersebut, saya saat ini sedang bekerja dengan para pemain yang ada di tim saya. Jadi berhenti memberitakan pemain yang bukan pemain kami.”

”Saya cuma bisa menerangkan jika bursa transfer akan segera ditutup pada 2 september mendatang. Jadi saya pikir ada pemain yang pergi dan juga ada pemain yang datang. Itu perkiraan saya, dan saya pikir banyak klub disana juga memiliki visi yang hampir sama.”

”Pertandingan 2 september lebih penting dari pada membahas isu transfer Neymar. Saya tengah fokus dalam pertandingan itu jadi saya akan lebib mencemaskan pertandingan dari pada masa depan para pemain dari klub lain.” beber Zidane.

”Ya pasti saya berharap bursa transfer akan segera ditutup karena saya sudah tidak ingin membahas berbagai berita tentang para pemain yang akan bergabung dengan Real Madrid atau pergi dari Real Madrid.” ungkap Zidane.

Klopp Berikan Pujian Setinggi Langit Kepada Gelandangnya Ini

Tabeni.co – Penampilan bagus yang ditunjukan oleh gelandang Liverpool yaitu Fabinho mendapatkan pujian dari pelatih Jurgen Klopp. Jurgen Klopp merasakan jika kehadiran Fabinho kedalam skuatnya membuat timnya bisa bertahan dengan baik ketika mendapatkan tekanan dari lawan. Tidak hanya sampai disana Klopp menilai Fabinho merupakan pemain yang begitu pintar.

Liverpool sendiri mendatangkan Fabinho dari AS Monaco pada musim lalu, sang gelandang ditebus dengan harga mencapai 40 juta poundsterling. Pembelian Fabinho sempat mendapatkan kritikan dan sang pemain masih belum beradaptasi dengan baik. Namun pada musim lalu ia memberikan performa luar biasa sehingga Liverpool berhasil menjuarai Liga Champions Eropa.

Penampilan Fabinho sebagai gelandang bertahan Liverpool bahkan membuat pemain seperti Luis Suarez dan Lionel Messi sangat sulit untuk berhadapan dengan pemain asal Brasil tersebut. Karena daya bertahannya yang dinilai begitu rapi dan rapat sehingga para pemain lawan sulit memberikan tekanan dilini tengah Liverpool.

Pada awal musim ini sendiri Fabinho merupakan bagian yang cukup vital dari empat pertandingan terakhir yang dijalani The Reds. Pemain berusia 25 tahun itu mambu memberikan tekelan kepada para pemain lawan dengan torehan 13 kali dimana akurasinya mencapai 65 persen tidak sampai disana umpan sang pemain juga mencapai akurasi hingga 85 persen yang membuat Fabinho salah satu gelandang terpenting Liverpool.

”Mengapa kami membeli Fabinho karena ia pemain yang special ketika bermain dalam posisi bertahan. Hingga kini dia sudah bermain dengan bagus seperti apa yang ia tunjukan bersama Monaco. Kami hanya mengubah kecepatan dan daya fisiknya. Karena ia harus menyesuaikan tempo permainan Premier League dan meningkatkannya.” terang Kloop.

”Dia pemain yang pintar, kerena sikap daya bertahannya yang bagus kualitasnya menunjukan akan hal itu. Mentalitasnya juga luar biasa jadi kami harus membuatnya nyaman agar ia bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan bisa menjadi lebih baik lagi.”