Besarnya Sikap Toleransi Masyarakat Manado Akan Keagamaan

Besarnya Sikap Toleransi Masyarakat Manado Akan Keagamaan

Indahnya hidup berdampingan dengan agama yang berbeda. Anda akan belajar menjadi seseorang yang semakin toleransi, anda belajar banyak tentang agama orang lain. Belajar menghargai. Dan anda akan menjadi orang yang lebih bijak dalam bersikap dan bertutur kata. Dan banyak pengalaman indah berteman dengan orang yang beragam agamanya, ras, suku bahkan budaya. Pengetahua anda akan semakin luas.

Besarnya Sikap Toleransi Masyarakat Manado Akan Keagamaan

Di kota Manado sendiri, tempat kelahiran saya, hidup toleransi sangat dijunjung tinggi. Selain karena saya lahir di keluarga yang orang tua memiliki agama yang berbeda. Teman-teman saya pun mereka saling menghargai satu sama lain. Hari besar setiap agama. Dan untungnya di Manado orang-orangnya sangat toleransi mengenai agama. Sehingga apa pun agamamu, meskipun anda bukan kaum mayoritas, anda akan sangat dihargai. Bahkan katakan di Manado mayoritas agama kristen.

Yang dimana agama kristen makan semuanya, termasuk daging babi. Tapi saat ada hari besar, baik hari besar keagamaan maupun thanks giving, mereka akan menyediakan makanan di satu meja dikhususkan untuk yang non kristen atau yang muslim. Jadi disitu tidak ada daging babi, atau daging yang diharamkan. Sehingga banyak orang yang mengaku senang tinggal di Manado karena kebersamaannya sangat terasa dan toleransi akan apa pun agamu sangat dihargai disini.

Seperti pengalaman ibuku. Saat akan melakukan ibadah di gereja. Dan tiba-tiba yang pianis gereja tidak bisa hadir karena satu dan lain hal. Ada tetangga kami yang beragama islam, dengan senang hati datang ke gereja dan mengatakan biar dia yang jadi pianisnya. Karena dia bisa piano, dan dia tahu lagi-lagu rohani kristen. Dan siapa sangka ibadah hari minggu itu berjalan dengan baik dengan diiringi musik dari agama islam.

Dan setelah ibadah, semua jemaat gereja sangat berterima kasih kepada sih bapak yang mau mengiringi musiknya. Dan saat masyarakat yang beragama islam sedang sholat, penduduk sekitar yang berada di sekitar mesjid yang non muslim, akan memasang palang, agar diharapkan tidak berisik, karena sedang ada ibadah. Sehingga saya sendiri sebagai orang Manado sangat bangga akan sikap toleransi seperti ini.